JANGAN LELAH MEMPERBAIKI DIRI

Bismillahirrahmanirrahim

Setiap hamba berhak menjadikan hidupnya lebih baik dari masa kemasa, tak peduli ia mempunyai masa lalu yang seperti apa, sebab hidup akan terus berjalan hingga pada saatnya berhenti dengan sebuah kata “Mati”.

Maka, sebelum mati menghampiri kita, pandailah untuk menjaga diri kita, terutama hati yang kita miliki, sebab hati adalah sumber bagaimana kita akan menjalani hidup dalam menghamba kepada Allah, tuhan yang telah memberi kita nikmat hidup didunia ini.

Oleh karena itu jangan pernah lelah memperbaiki diri, sebab Allah tidak pernah lelah memberi nikmat-nikmatnya kepada kita, tugas kita hanya yakin bahwa Allah akan selalu menjadikan hidup kita lebih baik saat kita sendiri mampu berusaha untuk terus memperbaiki diri.

Mintalah kepada Allah agar selalu diberi kekuatan, keikhlasan, ketabahan, dan kesabaran untuk berada di jalan-Nya hingga akhir hidup kita. Berdoalah dengan hati yang benar-benar menghadap-Nya, karena melalui doa tersebutlah kita akan bisa melakukan perbaikan diri dengan tanpa mengenal rasa lelah.

Mintalah ampun pada Allah setiap saat yang kita miliki, sebab Allah tak pernah lelah mengampuni dosa-dosa kita meski saling diulangi berkali-kali, karena Allah adalah dzat yang maha pengampun.

Jadi jangan merasa khawatir dan gelisah bila dalam perbaikan yang kit miliiki, terkadang perasaan was-was sebab terbayang selalu dosa yang telah kita lakukan, tetaplah yakin bahwa Allah memang Dzat maha bijaksana.

Tak ada kata terlambat untuk selalu mempebaiki diri sebelum kematian menjemput kita, sebab dosa yang dan ampunan dari-Nya adalah dua hal yang berbeda, buktinya meski kita sering kali melakukan dosa dan berbuat durhaka kepada Allah, nikmat yang diberikan kepada kita tak pernah sekali-kali berhenti.

Jadi, teruslah berjuang dijalan Allah untuk terus mengharapkan ampunan dan keridlaan-Nya, jangan pernah merasa lelah mencari perhatian-Nya, karena dengan usaha yang demikian itulah perbaikan diri yang kita inginkan akan benar-benar membuat kita lebih baik pada akhirnya.

Dan jangan lagi mencari perhatian manusia dalam proses hijrah yang kita lakukan, cukuplah Allah dibalik semua alasan hijrah yang kita lakukan.

Agar dalam perbaikan diri yang telah kita usahakan tak pernah membuat kita merasa jenuh dan lelah, karena saat kita berubah hanya karena ingin mencari perhatian Allah, maka sudah tentu dari masa kemasa kita akan selalu haus akan ridha dari-Nya.

Semoga bermanfaat 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *