Jangan tunda taubatmu

Bismillahirrahmanirrahim

Luqman berkata kepada putranya, “Wahai anakku, janganlah kamu mengakhir-akhirkan taubat karena kematian itu akan datang secara tiba-tiba.”

Barang siapa tidak bersegera untuk bertaubat dengan menanti-nantikan/menunda-nunda, maka ia berada di antara dua bahaya besar:

Pertama, bertumpuknya kegelapan pada hatinya disebabkan kemaksiatan sehingga menjadi kotoran dan tabiat, dan tidak dapat dihapus.

Kedua, segera terkena penyakit atau tiba-tiba meninggal, lalu tidak dapat menyibukkan diri untuk menghapus dosa. Karena itu, dikatakan juga bahwa kebanyakan teriakan penghuni neraka adalah dengan mengatakan, “Betapa ruginya aku akibat menanti-nanti/menunda-nunda (Taubat)}.”
{Al-Ihya’,4/12}

Maka dari itu wahai orang-orang yang berbuat dosa, berhati-hatilah terhadap kematian dan berlombalah berbuat kebaikan, serta gunakanlah hidupmu sebelum datang kematianmu {Shohih: Shohih aljami’,1088. Al-Mustadrok,4/306}, Karena kematian itu akan datang tiba-tiba.

“Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok, dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana ia akan mati.”
{Terjemah QS.Luqman: 34}

Maka cepat-cepatlah bertaubat dan segeralah kembali kepada Allah.
“Karena kamu tidak tahu jika malam telah gelap, apakah kamu akan hidup sampai waktu fajar…”

{Dikutip dari Buku “Ahbaabullaah”, edisi terjemah; “40 Karakteristik Mereka Yang Dicintai Alloh” Asy-Syeikh ‘Abdul ‘Azhim bin Badawi Al-Kholafi, Pustaka Darul Haq, hal.21.}

 

Semoga bermanfaat 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *